Ala payung lah payung, ketipang
payung,
Payung sutera nk raja muda,
Ala tolong lah tolong, cik abang tolong,
Jangan lah marah pada adinda...
Daun mengkudu bercabanglah cabang,
Tempat temasya semut kerengga,
Tidakkah rindu.. (ooii kepadalah abang)
Menunggu masa hai serumah tangga
Daunlah nipah ditebanglah tebang..
Batanglah padi aku lurutkan
Kalaulah sudah (ooii kepunyaan abang)
Ke laut api aku turutkan
Payung sutera nk raja muda,
Ala tolong lah tolong, cik abang tolong,
Jangan lah marah pada adinda...
Daun mengkudu bercabanglah cabang,
Tempat temasya semut kerengga,
Tidakkah rindu.. (ooii kepadalah abang)
Menunggu masa hai serumah tangga
Daunlah nipah ditebanglah tebang..
Batanglah padi aku lurutkan
Kalaulah sudah (ooii kepunyaan abang)
Ke laut api aku turutkan
(This song lyric is in the form of a
pantun, a form of traditional poetry. The first two lines of the stanzas
demonstrate an image followed by the stanza's less abstract message)
Refrain:
An umbrella belongs to the young
prince
Please, brother, do not be angry with me
The mengkudu leaves branch out
The site of ants' games
Don't I miss you
Waiting for the time when we will be
in one house
The nipah leaves are felled
I rub the paddy shafts
If there exists one for you already
I will go down to the sea of fire
No comments:
Post a Comment